Memperkuat Ketahanan Finansial: BPR Kencana Mandiri Gelar Sosialisasi Penerapan CKPN untuk Seluruh Karyawan

calendar_today 18 Aug 2026 category Agenda visibility 37 Dibaca
Memperkuat Ketahanan Finansial: BPR Kencana Mandiri Gelar Sosialisasi Penerapan CKPN untuk Seluruh Karyawan
Bagikan:
share chat photo_camera

PT BPR Kencana Mandiri menggelar sosialisa...

PT BPR Kencana Mandiri menggelar sosialisasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) bagi seluruh insan BPR untuk mengawal kepatuhan terhadap SAK Entitas Privat (SAK EP) sekaligus memperkuat kerangka kerja risk management dan financial resilience perusahaan. Fokus Utama & Transisi Standar: Bedah regulasi migrasi ke SAK EP, teknis perhitungan impairment (individual & collective assessment), sensitivitas CKPN terhadap CAR/KPMM dan bottom line (laba-rugi), serta kesiapan core banking system (CBS). Sinergi Lintas Divisi (Cross-Functional Alignment): Penegasan early warning system dari sisi bisnis (Account Officer) dalam menangkap sinyal pemburukan debitur, keakuratan data historis oleh tim Operasional/IT, hingga presisi pencatatan oleh Keuangan. Goal Strategis: Mewujudkan perhitungan pencadangan yang objektif, memperkuat bantalan modal (capital buffer), dan menjaga kesehatan portofolio aset secara berkelanjutan demi trust pemangku kepentingan.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan tata kelola keuangan yang sehat, transparan, dan akuntabel, PT BPR Kencana Mandiri menggelar agenda Sosialisasi Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) pada tanggal 14 Agustus 2026 bertempat di Hotel JB Heritage Jambi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran manajemen, staf operasional, tim manajemen risiko, hingga tenaga pemasar. Langkah ini menjadi bagian penting dari penyesuaian regulasi industri perbankan serta implementasi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) terbaru.

Penerapan CKPN bukan sekadar formalitas administratif di bidang akuntansi. Lebih dari itu, mekanisme ini merupakan instrumen krusial dalam mitigasi risiko kredit untuk menjaga stabilitas modal perbankan. Melalui pemahaman yang seragam di seluruh level organisasi, BPR Kencana Mandiri berupaya memastikan bahwa setiap risiko potensi kerugian aset dapat diantisipasi sejak dini dengan perhitungan yang akurat dan terukur.

Fokus Utama dan Materi Sosialisasi

Acara yang berlangsung interaktif ini menghadirkan sesi pemaparan teknis dari tim Manajemen Risiko dan Keuangan. Beberap topik utama yang dibahas meliputi:

  • Konsep Dasar & Regulasi CKPN: Penjelasan mendalam mengenai transisi metode pencadangan kerugian aset produktif sesuai standar regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan SAK Entitas Privat (SAK EP).
  • Metode Perhitungan Evaluasi Penurunan Nilai: Pemahaman teknis terkait kriteria penilaian kerugian kredit, baik melalui pendekatan individual assessment maupun collective assessment.
  • Dampak CKPN terhadap Kinerja Keuangan: Bagaimana pembentukan cadangan kerugian memengaruhi rasio permodalan (KPMM), tingkat kesehatan bank, serta laporan laba rugi perusahaan.
  • Peran Lintas Divisi: Penegasan bahwa pengelolaan risiko kredit tidak hanya menjadi beban divisi keuangan, tetapi juga membutuhkan sinergi dari tim kredit (account officer), bagian operasional, hingga penagihan (remedial).

Sinergi Antar-Divisi untuk Mitigasi Risiko

Direksi BPR Kencana Mandiri menegaskan bahwa pemahaman akan CKPN harus dimiliki oleh seluruh insan bank tanpa terkecuali. Tim analisis kredit, misalnya, perlu lebih cermat dalam mengidentifikasi sinyal awal penurunan kualitas debitur. Sementara itu, tim operasional dan akuntansi bertugas memastikan data historis dan pencatatan keuangan tersaji secara akurat real-time.

Dengan data yang presisi, proses estimasi kerugian dapat dilakukan secara objektif. Hal ini tidak hanya melindungi aset BPR dari ancaman kredit bermasalah, tetapi juga menjaga tingkat kepercayaan para nasabah dan pemangku kepentingan.

Langkah Strategis Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi dan pemecahan studi kasus. Para peserta secara aktif membahas skenario riil di lapangan untuk menyelaraskan pemahaman teknis dengan kondisi operasional sehari-hari.

Langkah preventif melalui sosialisasi CKPN ini membuktikan komitmen BPR Kencana Mandiri untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan. Dengan fondasi manajemen risiko yang kuat, BPR Kencana Mandiri optimistis dapat terus memberikan pelayanan keuangan yang aman, andal, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat.